Seringkali saya jumpai sebuah project pembuatan website sederhana berakhir menjadi sebuah project tanpa akhir. Pada umumnya project seperti itu dimulai tanpa adanya suatu perencanaan project yang matang, ditandai dengan begitu banyaknya revisi-revisi sepanjang project berjalan. Artikel ini memberikan panduan untuk membantu Anda dalam merancang website dan mempersiapkan konten yang sesuai. Beberapa teknik yang ada dalam artikel ini dapat mempercepat proses pembuatan arsitektur informasi, konten dan desain website. Juga membantu Anda untuk menghindari revisi selanjutnya.
Sebuah website yang baik dikembangkan dengan pemahaman yang mendalam mengenai kepentingan, kebutuhan dan harapan pengunjung. Teks, visual, desain organisasi, dan navigasi semua harus bekerja sama agar memungkinkan pengunjung untuk menemukan informasi kunci dengan cepat dan mudah. Berikut ini adalah contoh dari fase-fase pengembangan website. Seperti yang Anda lihat, banyak tahapan dapat berjalan secara bersamaan. Anda dapat menggunakan diagram di bawah ini untuk memperkirakan waktu yang diperlukan untuk setiap tahap.
Internet dapat dilihat sebagai media komunikasi banyak-ke-banyak (many-to-many), sedangan pada media konvesional adalah model satu-ke-banyak (one-to-many). Model ini menunjukkan bahwa hubungan utama adalah antara konsumen dan media di satu sisi, dan antara perusahaan dan media di sisi lain. Oleh karena itu, media menjadi faktor utama dalam menentukan apa yang konsumen lihat dan bagaimana ia melihatnya. Dalam model ini, media tidak hanya mengirimkan pesan dari pengirim ke penerima, tetapi memungkinkan adanya suatu pengalaman (experience). Dengan demikian bentuk-bentuk baru interaksi muncul antara konsumen dan Internet, dan antara perusahaan dan internet. Dari perspektif konsumen, kita dapat menggambarkan berbagai interaksi sebagai berikut:
Media internet tidak seperti media tradisional lainnya. Kemampuan komunikasi dua arah dan pengolahan daya informasi dari komputer membuat internet sebagai media yang ideal bagi pemasar untuk menjangkau dan membangun hubungan interaktif dengan konsumen secara global. Beberapa karakteristik kunci dari Internet yang membantu dalam proses membangun hubungan dengan konsumen adalah:
Bagi mereka yang baru mempelajari digital marketing, seringkali dibingungkan oleh banyaknya istilah/jargon. Dalam beberapa website tidak jarang kita temui istilah digital marketing hanya merujuk kepada satu metoda saja seperti SEO atau Social Media Marketing. Oleh karena itu, saya mencoba menjelaskan dasar dari digital marketing dan kaitannya dengan istilah/jaron yang banyak kita temui.
Menurut situs wikipedia, digital marketing adalah:
Digital Marketing, seperti setiap kegiatan marketing lainnya, memiliki kelebihan dan kelemahan. Kita harus memahami aspek-aspek mana yang membuat digital marketing berhasil atau gagal. Untuk dapat membuat strategi digital marketing yang sukses, kita harus mengikuti beberapa poin dasar.
Yang terpenting adalah memahami bahwa kesuskesan digital marketing tidak didasarkan pada inovasi saja, tetapi melalui research yang intensif. Kenali pelanggan Anda, apa saja yang mereka lakukan di internet, isu-isu apa yang menarik perhatian mereka. Selain itu pelajari apa yang telah dilakukan oleh pesaing Anda. Lakukan hal-hal yang lebih baik dari pesaing Anda.